Lolos P2MW 2022 Kemdikbudristek Proposal Mahasiswa Adi Buana Dibiayai Negara

Surabaya – Dua kelompok mahasiswa Adi Buana, dari 888 kelompok seluruh Indonesia, dinyatakan lolos untuk dibiayai proposalnya. Lia Sholikhatus Zuriyah dan Daffa Carisa Putri Bayu melalui Surat Nomor 3764/E2/KM.01.01/2022 tertanggal 14 Juli 2022 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi memberikan informasi penerima bantuan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2022.

P2MW merupakan program pengembangan usaha mahasiswa yang telah memiliki usaha melalui bantuan dana pengembangan dan pembinaan dengan melakukan pendampingan serta pelatihan (coaching) usaha kepada mahasiswa peserta P2MW. Empat kategori usaha dalam P2MW, Makanan dan Minuman, Menghasilkan produk makanan dan minuman baik dari bahan mentah menjadi setengah jadi, bahan setengah jadi diolah menjadi produk akhir (bukan reseller). Produksi atau Budidaya, Proses produksi dari hulu ke hilir bidang-bidang agrokomplek (pertanian tanaman pangan, hortikultura, kehutanan, peternakan, dan perikanan). Industri Kreatif, Seni, Budaya, dan Pariwisata, Proses penciptaan produk dan jasa yang memiliki nilai kreativitas dan ide yang dijadikan produk ekonomi dalam bidang seni, budaya, dan pariwisata. Jasa dan Perdagangan, Melakukan aktivitas jual beli barang dan/atau jasa yang dilakukan antara pedagang dan pembeli. Teknologi Terapan,  Penerapan teknologi tepat guna di berbagai sektor kehidupan.

Lia Sholikhatus Zuriyah mahasiswa manajemen bersama dua orang temannya, yaitu; Melati Kurnia Sari dan Fachriyal Afif berhasil lolos pada kategori usaha Makanan dan Minuman. Judul proposalnya yaitu Snack Mantull Makanan Ringan Dengan Kemasan Edukatif Sebagai Media Belajar Komunikasi Bahasa Isyarat Untuk Teman Dengar dan Teman Tuli. “Produk ini terinspirasi dari pengalaman tim saat pengabdian masyarakat ke sebuah yayasan disabilitas namun sangat disayangkan banyak teman-teman yang bingung saat berkomunikasi dengan teman tuli, padahal saat itu mereka sedang menyambut baik kami. Dari sini muncul ide untuk membuat sebuah produk yang dapat dimuati sisi edukatif dan mudah diterima masyarakat yaitu camilan” terang Lia yang sejak SMK sudah menggeluti Graphic Designer.

Daffa Carisa Putri Bayu mahasiswa PGSD bersama tiga orang temannya, yaitu; Lailatus Sa’diyah, Febriana Nur Cahyaningrum dan Jeanny Putri Arumsari berhasil lolos pada kategori usaha Jasa dan Perdagangan. Judul proposalnya yaitu Lembaga Bimbingan Belajar Al Fazza. “Proposal kami konsentrasi pada dampak pandemi yang membuat orang tua kesulitan untuk memberikan pendidikan tambahan non-formal (les). Sehingga muncul motivasi tim untuk membuat LBB Al Fazza” terang Daffa. Menurut Daffa, rencananya akan memberikan beasiswa (free) uang les selama 6 bulan bagi siswa yg kurang mampu dengan dibuktikan surat keterangan RT dan RW setempat.Kemudian juga memberikan beasiswa free sampai lulus bagi anak yg hafal Al-Qur’an hingga 30 juz. “Tidak hanya itu, ada program juga setiap satu bulan sekali mendatangkan pakar, misalnya ahli dongeng seperti itu” tambah Daffa.

Penawaran P2MW sendiri sudah dimulai sejak tanggal 17 April 2022, terdapat empat akun yang harus dilalui sebagai tahapan guna lolos penawaran ini. Empat akun tersebut, meliputi; Akun operator perguruan tinggi, Akun reviewer internal, Akun dosen atau mentor, Akun mahasiswa. Ketatnya proses seleksi yang harus dibuat, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya hingga tanggal 5 Juni 2022 hanya dapat mengusulkan empat proposal. Bersyukur dapat diterima dua proposal yang didanai negara melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Prestasi mahasiswa seperti ini akan selalu dipupuk dan ditingkatkan oleh Bidang III Kemahasiswaan. Semangat PAGI (*)

sumber : https://unipasby.ac.id/index/det/2022/07/lolos-p2mw-2022-kemdikbudristek-proposal-mahasiswa-adi-buana-dibiayai-negara

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *